Paul Pogba - Champions League Final, Berlin 2015, image : www.juventus.com
As it says by Barcelona president Josep Bartomeu, Paul Pogba is one of Barcelona transfer target.
Seperti dikatakan Presiden Barcelona Josep Bartomeu, Paul Pogba merupakan salah satu target transfer Barcelona.
This question may often appear for the Barcelona fans. Is Paul Pogba will be able to be an additional strength for the Catalan team, or would be a blunder of purchase as it may disturb the balance of the existing team.
Pertanyaan ini mungkin sering muncul bagi para Fans Barcelona. Apakah Paul Pogba akan dapat menjadi tambahan kekuatan bagi tim katalan, atau akan menjadi blunder pembelian karena dapat menganggu keseimbangan tim yang sudah ada.
Well .. let's discuss it in individuals and as a team perspective.
Well.. mari kita bahas dari sisi individu maupun secara tim.
From Individually perspective, Paul Pogba is the player that has a great physical height with dominant right foot (188 cm height and 80 kg weight), has a high confidence in playing and supported by the very good control of ball skill. In addition, he was still young (22 years / birth 1993) which can develop more in the future..
Secara individu, Paul Pogba adalah pemain dengan kaki dominan kanan yang memiliki fisik yang tinggi besar (188 cm & berat 80 kg), memiliki percaya diri tinggi dan didukung oleh skill olah bola yang sangat bagus. Selain itu usianya pun masih muda (22 tahun/kelahiran 1993).
Pogba play in midfield area. As a Midfielder / Central Midfielder (CM). In Juventus Pogba position as left CM, aligned Pirlo in the central and Marchisio on the right. While in the French national team, Pogba play as one of two Central Mildfielder that there are up and down to help attack and defense. In France he play as the left Central Midfielder where he supporting Frank Ribery and Patrice Evra.
Pogba bermain di posisi gelandang. Sebagai Gelandang tengah/Central Midfielder (CM). Di Juventus posisinya sebagai CM sebelah kiri sejajar Pirlo di sentral dan Marchisio di kanan. Sedangkan di timnas Prancis, Pogba bermain sebagai salah satu dari 2 Central Mildfielder yang ada yang naik turun membantu serangan dan pertahanan. Juga sebagai Central Midfielder sebelah kiri dimana dia menyokong Frank Ribery, dan Patrice Evra.

Paul Pogba, image : www.juventus.com
For the ability to attack, Pogba famous can fired the ball from long distance goodly either using of right foot or left foot. His goal to Napoli and Udinese become witness of this Pogba ability.
Untuk kemampuan menyerang, Pogba terkenal dapat melepaskan tembakan jarak jauh yang sangat bagus menggunakan kaki kanan ataupun kirinya.Golnya ke gawang Napoli dan Udinese menjadi saksi kemapuan Pogba dalam hal tersebut.
Pogba can play up and down tirelessly in the left side or center of the field with great ball control, also using his size to great height make physical contact with an opposing player. Pogba also have the great running speed. So with his skill, body size, and his speed really helped him pass opposing players in Serie-A. Sometimes he can pass 3-4 players, although this is not his specialty. Pogba passing ability is also quite good.
Pogba mampu menyisir sisi kiri ataupun tengah lapangan dengan kontrol bola yang bagus, juga menggunakan ukuran tubuhnya yang tinggi besar untuk melakukan kontak fisik dengan pemain lawan. Pogba juga memilki kecepatan lari yang bagus. Sehingga dengan skill, ukuran badan, dan kecepatan tersebut sangat membantunya melewati pemain-pemain lawan di Seri-A. Terkadang dia dapat melewati 3-4 pemain walaupun ini bukan spesialisasinya. Kemampuan passing Pogba juga cukup bagus.
For ability to defence, Pogba is a midfielder who was able to win a physical duel with an opposing player and good in aerial duel. There is no barcelona midfielder who has the physical strength as strong as Paul Pogba, whether it Rakitic, Busquet, Sergi Roberto or Rafinha.
Pogba is superior in terms of physical strength but not necessarily in other things.
Untuk kemampuan bertahan, Pogba merupakan gelandang yang mampu memenangi duel fisik dengan pemain lawan serta bagus dalam duel udara.Tidak ada gelandang barcelona yang memiliki kekuatan fisik sekuat Paul Pogba, baik itu Rakitic, Busquet, Sergi Roberto atau Rafinha.
Pogba unggul dalam hal kekuatan fisik tapi belum tentu hal-hal lainnya.
In case of Pogba joined Barcelona, most likely he will play in the position of Andres Iniesta as left CM which collaboration with Alba and Neymar. Pogba could also be played in Sergio Busquet position as a defensive midfielder in charge of disconnect the opponent's attack and supply the ball from back to front. Other options certainly exist, only to maximize the potential of Pogba optimally, the above-mentioned position is the ideal one.
Seandainya Pogba bergabung bersama Barcelona, kemungkinan besar ia akan bermain di posisi Andres Iniesta sebagai CM sebelah kiri yang bekerja sama dengan Alba dan Neymar. Bisa juga Pogba dimainkan di posisi Sergio Busquet sebagai gelandang bertahan yang bertugas memutus serangan lawan sekaligus juga mengalirkan bola dari belakang ke depan. Opsi lainnya tentu ada, hanya saja untuk memaksimalkan potensi Pogba secara optimal, posisi yang disebutkan di atas adalah yang ideal.
Andres Iniesta, Juventus vs Barcelona. image : www.fcbarcelona.com
So the conclusion is
Jadi kesimpulannya,
Pogba weakness to Barcelona:
Kelemahan Pogba untuk Barcelona :
Barcelona is a team that played a fast passing football with the high cooperation, high speed, play with one touch, and player who diligently moves. Barcelona game requires players with high running speed, high stamina, very accurately and quickly passing ability and and the high ability to work together.
Barcelona merupakan tim yang memaikan sepakbola dengan passing cepat, kerja sama tinggi, kecepatan tinggi, bermain dengan satu sentuhan, dan positioning pemain yang rajin bergerak. Permainan Barcelona menuntut pemain dengan kecepatan lari tinggi, stamina tinggi, umpan yang sangat akurat dan cepat, dan kemampuan kerja sama yang sangat tinggi.
In Juventus, the ability Pogba has proven very good indeed. But with the demands as a Barcelona player as above, it looks like Pogba is not yet to fulfill it. For a game with one touch, at Juventus Pogba often hold the ball with using his physical strength advantage and his skill where it may not be allowed if he was in Barcelona.
Di Juventus, kemampuan Pogba memang telah teruji sangat baik. Namun dengan tuntutan pemain Barcelona seperti di atas, sepertinya Pogba masih belum memenuhinya. Untuk permainan dengan satu sentuhan, di Juventus Pogba sering menahan-nahan bola dengan mengandalkan kekuatan fisik dan skillnya dimana hal tersebut mungkin tidak diperbolehkan jika ia di Barcelona.
In addition, Barcelona game tactics that demands high level of cooperation between the players maybe can not be fulfill by Pogba. Younger age compared to other players (except Neymar possible) with his high ego may become an obstacle for Pogba to integrate with the Barcelona game.
Selain itu pola permainan Barcelona yang menuntut kerja sama yang tinggi antar pemain belum tentu bisa dipenuhi oleh Pogba. Usia yang muda dibandingkan pemain lainya (kecuali Neymar mungkin) serta ego yang tinggi mungkin dapat menjadi halangan bagi Pogba untuk terintegrasi dengan permainan Barcelona.
The advantages Pogba for Barcelona:
Kelebihan Pogba bagi Barcelona :
Having a very good long-distance shooting ability which can be useful as an alternative tactic to Barcelona when facing an opponent who chose to "park the bus".
Memiliki kemampuan shooting jarak jauh yang sangat baik yang dapat berguna sebagai alternatif taktik bagi Barcelona bila menghadapi lawan yang memilih untuk "parkir bus".
Has a very good defensive attributes as a midfielder with great physical, terrific aerial duel, suitable to face the opponent midfielders that pressing Barcelona player uses his physical strength.
Memiliki atribut bertahan yang sangat baik sebagai gelandang dengan fisik yang besar, hebat duel udara, cocok untuk menghadapi gelandang lawan yang menekan pemain Barcelona menggunakan kekuatan fisiknya.
Young age and are very likely to grow better.
Usia yang masih muda dan sangat mungkin untuk berkembang lebih baik lagi.
With the conclusion from above, it looks like Paul Pogba purchase plan for Barcelona was the high-risk purchase, such as the purchase of Cesc Fabregas which play nice at the origin club but light less in Barcelona..
Want to try Barca?
Dengan kesimpulan di atas, sepertinya rencana pembelian Paul Pogba bagi Barcelona adalah pembelian beresiko tinggi, seperti pembelian Cesc Fabregas yang bagus di klub asal tapi sinarnya kurang di Barcelona.. Mau dicoba Barca ?

No comments:
Post a Comment